Dibantai 10 - 2 Oleh Madrid, Pelatih Vallecano Merasa Terhina

Dibantai 10 – 2 Oleh Madrid, Pelatih Vallecano Merasa Terhina

Vallecano Mengaku Kaget Akan Hal Ini

Berita menarik datang dari pertandingan pada subuh tadi antara Real Madrid vs Rayo Vallecano. Pasalnya pertandingan yang berlangsung dari Estadio Santiago Bernabéu (Madrid) ini berakhir dengan sangat mengejutkan. Kekalahan telak 10 – 2 didapatkan oleh Rayo Vallecano dalam pertandingan tersebut. Paco Jemez, selaku pelatih dari Vallecano mengaku dirinya merasa terhina. Dia mengatakan tidak menyangka anak asuhnya itu bisa diluluh lantakan oleh Merengues pada pertandingan tersebut.

Dari awal peluit pertandingan dimuali, Vallecano tampil dengan sangat memukau. Berhasil unggul dengan skor 1 – 2 setelah gol yang diciptakan oleh Antonio Amaya danjuga Jozabed, Vallecano mengalami petaka di menit 14 saat Raul Baena mendapatkan kartu merah setelah mendapatkan 2 kali kartu kuning.

Mau tidak mau Baena harus diusir wasit dan tidak bisa melanjutkan pertadingannya lagi. Performa dari Rayo Vallecano pun berubah total. Real Madrid dengan mudahnya menguasai pertandingan, bahkan sama sekali tidak memberi ampun Rayo Vallecan itu. Setelah pengusiran Baena, Madrid tercatat berhasil membombandir gawang Yoel dengan 9 gol, empat diantaranya dicetak oleh Gareth Bale.

“Kami sungguh merasa terhina, namun saya tetap merasa baik – baik saja terlepas apa yang sudah terjadi. Para pemain sudah melakukan usaha yang sangat luar biasa. Seharusnya memang hal ini memang tidak terjadi, rasanya itu seperti mimpi buruk,” ucap Jemez saat diwawancara pada hari Senin, 21 Desember 2015.

“Sudah lama sekali saya tidak pernah melihat sesuatu yang sangat aneh dan sangat memalukan seperti ini. Ini tentu saja tak akan jadi keuntungan untuk Real Madrid, kami, ataupun persebakbolaan Spanyol. Ketika sesuatu seperti ini terjadi, tentu tidak ada pihak yang diuntungkan,” tutupnya.