Wayne Rooney mulai kehilangan teknik permainannya .

Paolo Di Canio : Wayne Rooney Telah kehilangan Performa Terbaiknya

Wayne Rooney mulai kehilangan teknik permainannya 

Begitu lah kata yang disebut oleh Paolo Di Canio  yang merupakan manager professional sepakbola Italia bahwa Wayne Ronney telah kehilangan peforma terbaik untuk menjadi seorang pemain professional.

Bisa kita lihat dimana dalam pertandingan Premier League musim ini Rooney tampak sudah mengalami penurunan kualitas permainannya. Suami dari Collen Rooney ini justru tidak bisa lagi menunjukan sebagai striker yang paling di segani lawannya.

Sampai saat ini dari beberapa laga yang sudah di lawatnya di ajang pertandinga  Premier League (EPL), Rooney hanya bisa mengoleksi dua gol saja. Dimana dalam gol terakhir yang ia cetak di Premier League yakni ketika bertandang ke  markas Everton dua bulan yang lalu.

Namun itu tidak sependapat dengan mantan rekan Rooney di Man. Utd yakni Ferdinand yang meyakini bahwa Rooney bisa menyelamatkan MU yang sedang dalam kesulitan menemukan kualitas permainannya.
Hingga saat ini kita ketahui bahwa sang kapten Manchester United tersebut sedang dalam tekanan para pengkritik sepakbola, namun untuk itu pemain yang berusia 30 tahun itu terus saja berusaha untuk memberikan kontribusinya terhadap klub yang membesarkan namanya di Liga terbaik dunia.

Seperti yang dilansir situs terbaik Gazzetta dello Sport. ‘’ Rooney memang tampak seperti kehilangan energy yang membuatnya menjadi seorang pemain sepakbola yang hebat dan professional”

 

Dituding Sabotase Mou, Legenda Chelsea Bela Fabregas

Dituding Sabotase Mou, Legenda Chelsea Bela Fabregas

Fabregas Dituduh Sengaja Menghancurkan Karir Mourinho

Pat Nevin, salah satu pemain legenda Chelsea ini menyangkal tuduhan sabotase yang dilakukan oleh Cesc Fabregas atas manta pelatih mereka Jose Mourinho. Pasalnya para penggemar Chelsea menuding bahwa sebenarnya Fabregas lah yang menjadi dalang dari kekalahan Mourinho.

Kemarahan para fans The Blues ini memuncak ketika Chelsea berhasil memenangkan pertandingan telak atas Sunderland dengan skor 3 – 1 pekan kemarin. Fabregas dituduh merupakan salah satu pemain yang jelas – jelas ikut menyabotase karir dari pelatih Jose Mourinho sejak awal musim 2015 ini.

”Surat kabar lokal melaporkan bahwa saya lah yang menuduh Fabregas sebagai salah satu pemain yang ikut serta dalam menyabotase karir dari Mou. Menurut saya itu semua hanya salah paham saja, saya tidak merasa bahwa saya melakukan hal itu,” tuturnya ketika diwawancara pada hari Rabu, 23 Desember 2015.

“Inti dari seuanya saya tidak pernah bermaksud untuk menuduh Cesc Fabregas, saat itu saya kan hanya mengajukan beberapa pernyataan saja,” tutupnya menghakhiri percakapan tersebut.

Gareth Bale : Kami Bukan Robot

Gareth Bale : Kami Bukan Robot

Bale Tidak Terima Perlakuan Fans Madrid

Winger Real Madrid, Gareth Bale, merasa kesal dan langsung memperingatkan para fans dari Madrid untuk tidak berharap permainan sempurna di setiap minggunya. Pemain yang dulunya membela Tottenham Hotspurs ini menilai rekan – rekannya atau teman – teman setim nya bukanlah robot.

“Kami bisa menunjukan permainan yang terbaik di bawah arahan dari Rafa dan akan terus mencoba untuk bekerja dan pastinya berlatih keras. Saat kekalahan melawan Villarreal, Bale sempat merasa kesal dengan fans dan mengatakan “ini adalah sepakbola, kami kan bukan robot.”

“Pastinya anda juga bisa kehilangan konsentrasi, cuma kami masih punya peluang untuk mencetak empat atau lima gol. Bukan hanya agresif, tapi kami harus bisa melebihi segalanya. Selama musim masih berjalan, kami akan menjadi lebih baik,” ungkap Bale.

Pemain yang saat ini berusia 26 tahun ini menjadi bintang kemenangan Madrid dengan berhasil mencetak quattrick saat Madrid menghajar habis – jabisan Rayo Vallecano dengan skor 10 – 2. Perolehan 4 gol tersebut terasa lebih spesial karena itu merupakan kali pertama untuk pemain yang saat ini membela timnas Wales ini.

Tambahan tiga angka tentu saja membuat Madrid memangkas jarak tim yang dijuluki Los Merengues ini dengan rival abadinya Barcelona yang saat ini berada di posisi puncak. Kini Barca dan Madrid hanya terpaut dua angka saja. Namun Barcelona masih memliki satu pertandingan yang harus dimainkan dikarenakan harus berlaga di Piala Dunia Antarklub.

Dibantai 10 - 2 Oleh Madrid, Pelatih Vallecano Merasa Terhina

Dibantai 10 – 2 Oleh Madrid, Pelatih Vallecano Merasa Terhina

Vallecano Mengaku Kaget Akan Hal Ini

Berita menarik datang dari pertandingan pada subuh tadi antara Real Madrid vs Rayo Vallecano. Pasalnya pertandingan yang berlangsung dari Estadio Santiago Bernabéu (Madrid) ini berakhir dengan sangat mengejutkan. Kekalahan telak 10 – 2 didapatkan oleh Rayo Vallecano dalam pertandingan tersebut. Paco Jemez, selaku pelatih dari Vallecano mengaku dirinya merasa terhina. Dia mengatakan tidak menyangka anak asuhnya itu bisa diluluh lantakan oleh Merengues pada pertandingan tersebut.

Dari awal peluit pertandingan dimuali, Vallecano tampil dengan sangat memukau. Berhasil unggul dengan skor 1 – 2 setelah gol yang diciptakan oleh Antonio Amaya danjuga Jozabed, Vallecano mengalami petaka di menit 14 saat Raul Baena mendapatkan kartu merah setelah mendapatkan 2 kali kartu kuning.

Mau tidak mau Baena harus diusir wasit dan tidak bisa melanjutkan pertadingannya lagi. Performa dari Rayo Vallecano pun berubah total. Real Madrid dengan mudahnya menguasai pertandingan, bahkan sama sekali tidak memberi ampun Rayo Vallecan itu. Setelah pengusiran Baena, Madrid tercatat berhasil membombandir gawang Yoel dengan 9 gol, empat diantaranya dicetak oleh Gareth Bale.

“Kami sungguh merasa terhina, namun saya tetap merasa baik – baik saja terlepas apa yang sudah terjadi. Para pemain sudah melakukan usaha yang sangat luar biasa. Seharusnya memang hal ini memang tidak terjadi, rasanya itu seperti mimpi buruk,” ucap Jemez saat diwawancara pada hari Senin, 21 Desember 2015.

“Sudah lama sekali saya tidak pernah melihat sesuatu yang sangat aneh dan sangat memalukan seperti ini. Ini tentu saja tak akan jadi keuntungan untuk Real Madrid, kami, ataupun persebakbolaan Spanyol. Ketika sesuatu seperti ini terjadi, tentu tidak ada pihak yang diuntungkan,” tutupnya.

Tanpa The Special One, Chelsea Hajar Sunderland

Tanpa The Special One, Chelsea Hajar Sunderland

Permainan Sangat Baik Ditunjukan Oleh Chelsea Pasca Dipecatnya Mou

Chelsea yang melanjuti laga pertandingan Liga Premier Inggris musim 2015 – 2016 pekan ke – 17 dengan menjamu tamunya Sunderland di kandangnya sendiri Stamford Bridge Stadium, pada hari Sabtu kemarin, 19 Desember 2015 malam. Penampilan yang dimainkan oleh Chelsea sangat baik. Menekan dari awal, tim yang baru saja memecat pelatih lamanya Jose Mourinho ini sukses dengan menghajar Sunderland 3 – 1.

Kemenangan tersebut membuat nama dari pelatihnya saat ini yaitu Steve Holland naik daun. Pasalnya Steve dielukan sukses memperbaiki rekor The Blues ( julukan Chelsea ) di Liga Premier League musim ini. Terlihat dalam beberapa pertandingan terakhir belakangan, Chelsea selalu menampilkan permainan yang kurang maksimal.

Kemenangan yang didapatkan kala melawan Sunderland itu juga sukses membawa Chelsea untuk memperbaiki peringkat mereka di klasemen sementara Liga Premier Inggris. Sampai saat ini, skuad The Roman Emperors ini berada pada posisi ke – 14 dengan perolehan 18 poin dari total 17 pertandingan yang sudah dimainkan.

Kontrak Neymar Akan Segera Disepakati

Kontrak Neymar Akan Segera Disepakati

Neymar Sangat Diincar Oleh Manchester United

Kabar angin yang beredar tentang penyerang depan Barcelona, Neymar da Silva Santos Junior memang sangat santer terdengan beberapa bulan terakhir. Dikarenakan hingga saat ini, pemain Timnas asal Brasil itu masih belum mau menandatangi perpanjangan kontrak dengan tim yang sudah membesarkan namanya Barcelona.

Kontrak Neymar di Barcelona memang masih sangat panjang yakni tiga tahu lagi, namun manajemen Blaugrana ( julukan Barcelona ) masih ingin mempertahankan pemain bintangnya ini. Diketahui bahwa Neymar memang sedang diincar oleh klub raksasa Liga Premier Inggris, Manchester United. Pasalnya The Red Devils ini sudah menyiapkan dana yang fantastis untuk mendatangkan Neymar ke Old Trafford.

Langkah Setan Merah dipastikan akan sangat sulit, dikarenakan Josep Maria Bartomeu, selaku presiden Barcelona sudah melakukan kontrak dengan ayah Neymar untuk membicarakan tentang masa depan anaknya itu. Bartomeu sangat yakin kesepakatan kontrak dengan Neymar akan segera terjalin.

“Saya sudah berbicara dengan ayahnya beberapa hari yang lalu, memang apa yang sudah Barca lakukan saat ini memang belum tepat. Kami mengakuinya, kami membayarnya sangat murah dari yang seharusnya, dan baru akan membicarakan mengenai perpanjangan kontraknya,” ujar Bartomeu.

“Saya yakin sekali dalam beberapa bulan ke depan ini kami akan mendapatkan kesepakatan dari Neymar. Dia itu masa depan Barca dan bukan cuma saya yang mengatakanhal itu,” tutup sang presiden yang sudah berusia 52 tahun itu.

Tidak Dipercaya Pemain, Mourinho DIPECAT !

Tidak Dipercaya Pemain, Mourinho DIPECAT !

Banyak Pemain Yang Memberontak Dan Banyak Staf Selisih Dengannya

Michael Emenalo, selaku Direktur Teknis Chelsea menyatakan bahwa Jose Mourinho telah banyak kehilangan kepercayaan dari pada pemain Chelsea. Penilaian tersebut diambil dengan melihat perilaku para pemain yang saat ini memberontak dan sengaja bermain dengan tidak optimal.

Pemecatan pelatih yang berusia 52 tahun itu bukanlah menjadi hal yang baru. Juru taktik yang biasanya disapa dengan sebutan Mou ini sebelumnya sudah pernah didepak dari The Blues pada musim 2007 lalu. Pemecatan ini merupakan kali keduanya untuk pelatih yang berkebangsaan Portugal ini dari Chelsea.

Berakhirnya karier kepelatihan The Special One ( Julukan Jose Mourinho ) ini disebabkan karena hanya mampu membawa Chelsea untuk mendapatkan 1 poin di atas zona degradasi yaitu peringkat ke – 16 papan klasemen sementara Liga Premier Inggris.

“Saya pikir hal ini terjadi karena perselisihan yang terjadi antara Mou dengan sejumlah pemain dan staf pendukung klub. Bisa dibuktikan dengan sangat banyaknya sentimen yang diungkapkan oleh para pemain ini kepada manajemen klub,” tegas Emenalo saat diwawancara, Jumat, 18 Desember 2015.

“Untuk saat ini Tim London Biru menang sedang dalam masa – masa yang sulit. Kami mendapatkan hasil buruk. Sudah jelas ini terjadi karena adanya perselisihan antara manajer, pelatih, dan para pemain kami. Saya rasa kali ini sudah waktunya bagi kami untuk bertindak,” ugkapnya dalam situs resmi klub Chelsea.

Titik Lemah Madrid pada Musim Ini

Titik Lemah Madrid pada Musim Ini

Madrid Terlalu Mementikan Keahlian Individu

Arrigo Sacchi, mantan Direktur Olahraga Real Madrid pun akhirnya membuka suara soal kiprah Los Merengues ( Real Madrid ) pada musim ini. Menurut pria yang sudah berusia 69 tahun ini, Madrid terlalu mementingkan keahlian individu mereka daripada kerjasama tim.

Menurut penilaian dari Sacchi, kelemahan Madrid disebabkan karena hal itu. Rafael Benitez selaku manajer juga dinilai terlalu mengutamakan kekuata per individunya saja. Perkataan yang dilontarkan oleh Sacchi sebenarnya memang benar, sebab sepanjang musim ini Madrid tampil dengan sangat tidak meyakinkan.

Di ajang bergengsi La Liga saja, Madrid harus berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan berhasil memperoleh 30 poin. Cristiano Ronaldo dan kawan kawan terpaut lima poin dari posisi kedua yang ditempati oleh Atletico Madrid, dan Barcelona yang menguasai posisi puncak saat ini.

“Mereka lebih ke skill individu masing – masing daripada kerjasama timnya. Manajer mereka juga terlalu memaksakan hal itu tanpa mengganggu hierarki yang ada di dalam tim mereka saat ini,” ungkap Sacchi saat diwawancara barusan ini.

“Mereka adalah tim yang sudah memiliki banyak sekali bintang lapangan, bahkan rata – rata yang terbaik di dunia. Namun hal itu kan tidak bisa menjami bahwa mereka akan kuat sebagai tim juga,” tuturnya menutup wawancara tersebut.

Thiago Mengaku Pernah Dipaksa Bergabung Dengan United

Thiago Mengaku Pernah Dipaksa Bergabung Dengan United

Sebelum Ke Bayern Munchen, Thiago Dipaksa David de Gea Bergabung Ke United

Statement yang cukup mengejutkan datang dari pemain yang saat ini bergabung dengan Bayern Munchen, Thiago Alcantara. Pasalnya gelandang asal Spanyol ini, mengakui bahwa ia pernah dipaksa untuk bergabung dengan Manchester United. Itu terjadi ketika Thiago berniat untuk keluar dari Barcelona dan akhirnya pundah ke Bayern Munchen, klub yang dibelanya saat ini.

Thiago mengaku, rekan satu negaranya di Spanyol, kiper David de Gea lah yang memaksa Thiago untuk bergabung ke United. Thiago juga menegaskan bahwa De Gea bahkan menulis surat agar Thiago mau mengikuti keinginannya.

“David de Gea sangat ingin saya bergabung dengan tim nya. Bahkan sampai menulis surat di bola yang kami gunakan saat kami berhasil mengalahkan Italia di final dalam laga Euro U-21,” kata Thiago seperti yang dimuat di majalah pada hari Rabu, 16 Desember 2015.

“Saya tentu saja melakukan apa yang dia ( De Gea ) lakukan. Semua pemain tentu saja ingin bermain dengan tim terbaik. Namun buat saya, Munchen lah tim terbaik yang saya minati sejak dulu,” jelas pemain yang lahir dari Italia itu.

“Liga Premier Inggris adalah liga yang sangat luar biasa. Bisa dibilang itu adalah liga terbaik di seluruh dunia, saya juga sangat senang telah bergabung dengan Bayern Munchen dan merasa sangat puas dengan apa yang telah saya lakukan sekarang,” tutupnya.

Kehilangan Poin, Chelsea Juga Harus Kehilangan Pemainnya

Kehilangan Poin, Chelsea Juga Harus Kehilangan Pemainnya

Hasil Terburuk Chelsea Sejak Musim ’78 – ’79

Kekalahan kesembilan kembali dialami oleh Chelsea pada pertandingan terakhirnya saat bertandang ke markas besar Leicester City. Bukan hanya poin yang hilang atas pertandingan melawan Leicester tersebut. Chelsea juga harus kehilangan pemain andalannya Eden Hazard.

Pertandingan yang berjalan selama 2 x 45 menit tersebut berakhir dengan skor 2 – 1 untuk The Foxes ( Julukan Leicester City ). Pemain asal Belgia Hazard hanya mampu bermain selama 31 menit sebelum akhirnya digantikan oleh Pedro Rodriguez.

“Dia membuat keputusan untuk keluar, mungkin hal itu disebabkan karena cederanya yang serius. Reaksi awalnya adalah ‘saya bisa melanjutkan pertandingan’, dan reaksi keduanya ‘tenang saya masih mau mencoba’, namun setelah Hazard melanjutkan pertandingannya, tetap tidak bisa,” ucapnya.

Kekalahan yang didapatkan atas Leicester ini membuat Chelsea semakin terpuruk untuk menempati papan bawah klasemen sementara Liga Premier Inggris. Pasukan The Blues ini kini harus berada di posisi 16 klasemen sementara dengan 15 poin hasil dari 4 kemenangan, 3 kali imbang, dan mengalmi 9 kali kekalahan.

Pemain Veteran Arsenal Ternyata Takut Lawan Barcelona

Pemain Veteran Arsenal Ternyata Takut Lawan Barcelona

Mathieu Flamini Mengaku Phobia Lawan Arsenal

Pemarin Veteran Arsenal, Mathieu Flamini, merasa sangat senang atas keberhasilan timnya saat laga melawan Olympiakos dalam laga penentu Grup F Liga UEFA Champions pada beberapa waktu lalu. Hal ini disebabkan karena kemenangan yang diraih saat melawan Olympiakos berhasil membawa Arsenal untuk lolos ke babak 16 besar dengan status Runner Up Grup.

Berhasil lolos ke putaran selanjutnya, Flamini sedikit terganggu dengan status sebagai runner up group yang didapatkan oleh Arsenal. Dengan status runner up, sudah pasti membuat mereka harus melawan klub – klub yang lolos dengan status sebagai juara grup. Dan lagi – lagi, yang paling ditakuti oleh Flamini adalah Barcelona.

“Tentu saja kami tidak ingin melawan Barcelona karena mereka adalah tim yang sangat kuat. Kita lihat saja nanti pada undian yang akan dilangsungkan,” tegas Flamini saat diwawancara.

Ketakutan yang dialami oleh Flamini ini pantas saja terjadi. Dilihat dari beberapa pertemuan yang sudah pernah terjadi antara kedua tim ini, pasukan yang diasuh oleh Arsene Wenger ini selalu mengalami kekalahan saat melawan Lionel Messi dan kawan kawan.

Walaupun menghindari Barcelona, Flamini mengaku tetap akan waspada dan memperhatikan klub manapun yang akan menjadi lawan Arsenal nantinya. Hal itu bisa terjadi karena ia melihat dari seri Liga UEFA Champions musim lalu saat Monaco berhasil merusak peluang mendapatkan kemenangan dari Arsenal.

“Tahun lalu kami melawan Monaco. Kami berpikir bahwa pertandingan akan berjalan dengan sangat mudah dan pasti akan lolos, tapi justru kami yang harus di depak dan tersingkir,” ucapnya menutup wawancara yang dilaksanakn waktu itu.

Bungkam United, Bournemouth Catat Sejarah Baru

Bungkam United, Bournemouth Catat Sejarah Baru

Bencana Untuk United, Bournemouth Ciptakan Rekor Baru

Tim asuhan Louis van Gaal, Manchester United harus menelan pil pahit saat pertandingan terakhirnya saat melawan Bournemouth. Boro – boro mendapatkan kemenangan, tim yang dengan julukan Setan Merah itu justu menelan kekalahan pada pertandingan tersebut dengan skor 1 – 2. Hasil ini merupakan bencana untuk Manchester United, namun tetap menjadi rekor untuk Bournemouth.

Tim yang selalu identik dengan warna hitam itu memang mencatat rekor yang sangat memuaskan pada beberapa pertandingan terakhirnya. Mengalahkan Chelsea pada laga sebelumnya, kini kemenangan ke – 2 secara beruntun berhasil didapatkan oleh Bournemouth saat melawan Manchester United. Tercatat Bournemouth menyamai rekor yang diraih oleh Everton pada bulan Februari di tahun 2010 silam.

Sebelum menundukan Manchester United, pasukan yang dipimpin oleh Eddie Howe lebih dulu menumbangkan Chelsea di Stamford Bridge dengan skor tipis 1 – 0 tanpa balas. Performa yang sangat menakjubkan dari Joshua King dan rekan – rekannya pada pertandingan tersebut menambah penderitaan The Blues yang harus menelan kekalahan kedelapannya pada musim ini.

Sementara saat melawan United, gol indah diciptakan saat menit kedua. Tendangan sudut yang dilakukan oleh J. Stanislas langsung mengarah ke arah gawang yang dijaga oleh De Gea dan menciptakan 1 gol pembuka untuk Bournemouth. Persaingan sengit pun terjadi dari kubu United, namun tidak membuat Bournemouth gentar.

Bertindak sebagai tuan rumah pada pertandingan kali ini benar – benar dimanfaatkan dengan baik oleh Bournemouth, hingga akhirnya berhasil mendapatkan 3 poin. Hasil tersebut berhasil membuat Bournemouth berada di posisi 14 dengan 16 poin.

Ronaldo, Bale, dan Neymar Menjadi Sasaran United

Ronaldo, Bale, dan Neymar Menjadi Sasaran United

Dana Sensasional Sudah Disiapkan Oleh Manchester United

Menurut kabar yang beredar, The Red Devils ( Julukan Manchester United ) ini akan menawarkan 3 bintang sepakbola dunia saat ini. Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, dan juga penyerang Barcelona Neymar da Silva Santos Junior. Langkah Manchester United ini memang sudah diketahui dari sejak lama.

Tercatat setelah 2 musim terakhir tidak menghasilkan gelar sama sekali, Manchester United memang diyakini memang sangat bernafsu untuk memborong 3 pemain ini. Sayangnya, setengah jalan juga masih belum selesai, armada yang di awaki oleh Louis van Gaal ini sudah harus tersingkir dari Piala Liga dan yang paling parah adalah dari Liga UEFA Champions.

Harapan dari United saat ini hanya tinggal Liga Premier Inggris, Piala FA, dan pastinya Liga Eropa setelah tim ini dipastikan akan turun jabatan atau turun kasta.

Menurut laporan yang kami terima, van Gaal diyakini sangat berambisi untuk mendatangkan pemain yang memiliki status superstar ke Old Trafford pada musim panas 2016 mendatang. Tidak hanya satu pemain, namun yang akan diincar tiga sekaligus ! Ambisi yang cukup menarik yang ditunjukan oleh Pelatih Manchester United saat ini.

Selain tiga pemain bintang tersebut, Manchester United juga memiliki rencana lain bila ketia pemain yang diincarnya tidak jadi datang ke London. Robert Lewandowski, bomber dari Bayern Munchen dan juga bintang yang saat ini bersinar di Tottenham Hotspur, Harry Kane menjadi alternatif untuk Manchester United.

Leicester Pesimis Soal Juara Liga Premier Inggris

Leicester Pesimis Soal Juara Liga Premier Inggris

Riyad Mahrez : Kami Tidak Akan Menjadi Juara Liga Premier Inggris

Berita Baru Seputar Bola – Bintang Leicester yang saat ini sedang dalam masa kejayaannya, Riyah Mahrez, berusaha untuk tetap menunduk ke bumi ( merendah ). Benar, meskipun saat ini timnya sedang tampil mengejutkan dalam setiap laganya di Liga Premier Inggris dan berhasil menjadi pemimpin klasemen sementara Liga bergengsi Inggris ini, pemain sayap tidak ingin sesumbar mengenai peluang untuk menjuarai Liga Premier Inggris musim ini.

Berhasil mengumpulkan 32 poin dari 15 pertandingan, The Foxes ( Julukan Leicester City ) berhasil unggul 2 poin atas Arsenal yang saat ini berada di posisi runner up. Klub yang dipegang oleh Claudio Ranieri ini pun memiliki peluang untuk melanjutkan performa terbaiknya itu. Di akhir pekan ini, Leicester akan menjamu sang juara bertahan Chelsea yang saat ini sedang dalam keadaan yang sangat buruknya.

Mahrez sendiri tidak mau menyebutkan bahwa timnya akan mempertahankan posisi puncak di akhir musim nanti. “Setidaknya kami harus mendapatkan 40 poin dulu lalu kami bisa melihat apa yang akan terjadi nantinya. Tapi jujur saja, saya merasa bahwa kami masih belum bisa untuk memenangi Liga Premier Inggris pada musim ini. Semua pemain dan juga manajer kami juga memiliki pikiran yang sama,” ucap Mahrez.

“Daripada sesumbar, lebih baik kami berpikir realitsit. Yang penting kami harus tetap fokus untuk menjaga performa kami hingga akhir musim nanti.” tambah bintang Timnas asal Aljazair tersebut.

Di akhir pekan kemarin, pemain yang bersinar saat ini sukses mengambil spotlight yang selama ini lebih banyak tertuju pada Jamie Vardy. Winger yang saat ini berusia 24 tahun ini berhasil mencetak hattrick saat kemenangannya atas Swansea City dengan skor 3 – 0.

Demi Sao Paolo, Miss Brasil Rela Tampil Bugil

Demi Sao Paolo, Miss Brasil Rela Tampil Bugil

Jika Sao Paolo Menang atas Goias, Suzy Cortez Berjanji Bugil

Ada – ada saja sensasi yang dilakukan oleh Miss BumBum Brasil 2015, Suzy Cortez. Miss Brasil ini bersupah akan melepas semua pakaian yang menempel di tubuhnya bila Sao Paolo berhasil mengalahkan Goias dalam ajang bergengsi yang diadakan di Brasil saat ini yakni Copa Libetadores.

Pada pertandingan yang diselenggarakan di kandang Goias, Estadio Serra Dourada, Brasil, Sao Paolo berhasil menundukkan sang tuan rumah dengan skor tipis 0 – 1. Kemenangan yang didapatkan oleh Sao Paolo membuat wanita yang berhasil memenangkan kontes kecantikan di Brasil ini membuat rencana untuk membayar sumpahnya akan telanjang pada akhir pekan ini.

Menurut berita dari Mirror, Suzy telah mengupload beberapa fotonya ke akun Instagrannya yang sedang berpose sambil memegangi bola. Sepertinya foto yang diposting oleh Suzy ini menunjukan jika yang dia ucapkan benar benar serius.

Namun, menurut kabar yang beredar belum bisa dipastikan kapan Suzy akan membayar janji yang sudah dibuatnya tersebut. Yang jelas Suzy telah mengupload beberapa foto panasnya melalui media sosial yang dimilikinya saat ini. Diberitakan bahwa situs dalam negeri di Brasil sudah memberitakan aksi nekat yang akan dilakukan oleh Miss Brasil, Suzy Cortez.